
Bismillah.
لا يكلف الله نفساً إلا وسعها
Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya
(Al-Baqarah: 286)
Tulisan kali ini terasa banyak yang ingin dituliskan, berusaha menguraikan satu persatu apa sebenarnya yang ingin ditulis. Tapi terkadang ada hal-hal yang sebenarnya tidak bisa dituliskan karena hal yang tidak bisa ditulis mempunyai makna yang begitu besar, sampai-sampai tidak bisa dituangkan dalam rangkaian kata, ia cukup dirasakan dan abadi di dalam hati dan pikiran, sebagai sesuatu yang menjadi rahasia, yang aku rasa cukuplah hanya kepada-Nya tempat bercerita.
Kembali ke judul tulisan kali ini “semangat, da!”.Entah kenapa setelah membuka laptop untuk mulai menulis tesisku, tiba-tiba kepingin buka laman blogku terlebih dahulu untuk sekedar menulis. Hal pertama yang terpikirkan adalah kata “semangat, da”. Ya.., kalimat yang sedang menyemangati diri sendiri. Mungkin tidak cukup dengan tulisan ini untuk menjelaskan apa yang dirasakan, tapi setidaknya tulisan ini nantinya bisa menjadi sebuah tulisan yang akan aku lihat dan baca lagi suatu saat nanti, pada saat aku ingin mengingat memori seperti ini, bahwa aku pernah meminta diriku untuk semangat sekeras ini.
Intinya adalah, aku sangat meminta kepada diriku sendiri untuk bisa bijaksana. Karena dalam waktu dekat ini akan begitu banyak hal-hal yang harus aku lakukan dan yang harus aku selesaikan, tuntutan ini dan itu yang lagi-lagi aku harus terbiasa dengan pola hidup dan rutinitas ber”deadline” seperti ini. Oleh karena itu, aku harap diri ini lebih bijakasana lagi. Bijaksana dalam manajemen waktu, bijaksana dalam mengelola pikiran, bijaksana dalam berbicara, berbuat, merespon keadaan, dan bijaksana dalam segala hal. Aku tidak ingin membuat semuanya kacau hanya karena diri ini yang tidak bijaksana dalam hal-hal tersebut, karena waktu tidak pernah menunggu, waktu akan tetap berlalu, entah kamu memanfaatkan dengan baik ataupun tidak. Rasa penyesalan pun tidak dapat membawa waktu kembali, dan rasa kecewa mu pada diri sendiri nanti tidak akan menghasilkan apa-apa.
Oleh karena itu, aku mohon sekali dengan diriku sendiri ini “tolong lebih baik lagi dalam menjalani hidup, tolong terus istiqomah dengan prinsip-prinsipnya, tolong lebih baik lagi dalam manajemen diri, tolong lebih baik lagi da…, tolong berikan yang terbaik da…” Memang untuk melewati ini tidaklah akan mudah, hari-hariku akan banyak diisi dengan usaha yang keras, karena sadar untuk bisa menyelesaikan deadline dan tujuan apapun dalam hidup ini tidak bisa didapatkan dengan diri yang santai-santai. Ingat-ingat lagi bahwa kamu sudah sejauh ini, seperti kalimat “Allah tidak membawamu sejauh ini hanya untuk menyerah”. Oleh karena itu, semangat dan berjalanlah dengan jalan yang diridhoi Allah.

Saat ini ingin berbicara kepada sendiri sambil mengusap dengan hangat hatiku dan mengucap
“Usaha, doa, dan tawakkal lagi dengan sungguh-sungguh. Serius lagi dalam mewujudkan mimpi-mimpinya. Fokus dengan diri sendiri, fokus meningkatkan kualitas diri sendiri, tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Dunia ini memang tempatnya diuji, hidup ini memang selalu fluktuatif, setelah bahagia akan datang sedih, setelah sedih akan datang bahagia, di balik setiap kesulitan selalu ada kemudahan, dan jika ingin bahagia terus, nanti kalau sudah di syurga. Dan selalu berdoalah dalam setiap keadaan daaa, entah dalam keadaan lapang maupun dalam keadaan sempit, jangan datang dalam keadaan sempit aja daaa, jangan datang hanya pada saat susah dan sedih.
Ida harus bersyukur banyak sekali nikmat Allah yang diberikan…, dan belum tentu semua orang merasakan nikmat yang allah berikan daa. Datanglah kepada Allah dalam keadaan apapun ya da….., kamu nggak sendiri kok daa…ada Allah yang selalu menemani langkahmu, ada Allah yang selalu menyayangimu…ada Allah yang memperhatikan dan selalu mencukupimu..dan banyak doa-doa dari orang-orang yang kamu sayangi…., ida bisa, ida kuat, ida bisa lebih baik lagi, lagi dan lagi dan bisa memberikan senyuman lebar untuk orang-orang yang ida sayangi nantinya….
Semangat ya da….kesuksesan dunia dan akhirat akan didapatkan hanya untuk orang-orang yang yakin kepada Allah, tawakkal Alallah…, ida harus bisa jadi seorang wanita yang lebih sholehah lagi…, ida wujudkan itu dengan berusaha semaksimalnya, berdoa, dan tawakkal kepada Allah ya da…., karena apa yang ada di langit dan dibumi ini adalah milik Allah.., ida bisa minta sama Allah apapun yang ida mau, dan dengan keyakinan bahwa Allah memang akan mengabulkan setiap doa-doa ida…., bismillah ya…harus semangat…banyak impian ida yang harus diwujudkan, bismillah ya daaa….”
Kadang ketika berbicara seperti itu ke diri sendiri sampai tidak terasa air mata menetes, dan memang dalam hidup ini harus banyak memberikan afirmasi positif ke dalam hati dan pikiran diri sendiri. Setiap orang punya cara masing-masing dalam melakukan itu untuk dirinya. Walaupun kadang sebagai manusia biasa, terkadang tidak ingin apa-apa ketika dalam keadaan atau perasaan sedih. Maunya hanya nangis dan curhatnya langsung ke Allah, setelah itu baru benar-benar lega. Pada saat-saat seperti itu, aku sangat sadar bahwa aku tidak butuh apa-apa, seketika dunia terasa kecil dan tidak ada apa-apanya, pada saat itu yang kuinginkan hanya Allah, hanya ingin sholat sujud nangis cerita dan ngadu sama Allah.
Ya Allah……. :”(( terimakasih ya Allah engkau masih melembutkan hati hamba untuk bisa mengadu, menangis, dan bercerita kepada-Mu, hamba sangat merasa dicintai, hamba merasa sangat disayangi oleh-Mu ya Allah, kesedihan yang membawa hamba lebih dekat kepada-Mu jauh lebih baik dari pada kebahagiaan yang membuat hamba jauh dari-Mu ya Allah…
Ya Allah kenikmatan terbesar yang hamba rasakan adalah nikmat iman, nikmat bisa dekat dan dilembutkan hati untuk terus mendekat kepada-Mu. Ya Allah hamba mohon janganlah pernah meninggalkan hamba ya Allah, hamba akan sangat hancur jika jauh dari-Mu dan jika hamba ditinggalkan oleh-Mu yaAllah……. :”(
Ya Allah tetapkanlah hati hamba di atas agama-Mu, istiqomahkanlah hati dan diri hamba sampai akhir nanti ya Allah, hamba takut ya Allah, hamba takut tidak dicintai lagi oleh-Mu karena dosa-dosa hamba, hamba takut engkau tidak ridho kepada hamba karena kelalaian hamba dalam menjadi hidup. Maka dari itu ya Allah, peliharalah hamba dari dosa, kemaksiatan, dan kelalaian dari dalam diri hamba agar hamba bisa terus dicintai dan diridhoi oleh-Mu ya Allah, agar hamba bisa terus disayangi oleh-Mu ya Allah…
Ya Allah hamba ingin menjadi hamba-Mu yang lebih baik, dan terbaik di hadapan-Mu ya Allah, kecilkan kedudukan dunia di pelupuk mata dan hati hamba ya Allah, agar hamba bisa beribadah dengan sebaik-sebaiknya ibadah kepada-Mu dan sadarilah selalu hamba bahwa tujuan hidup ini hanyalah untuk beribadah kepada-Mu, hanya untuk mengumpulkan bekal sebaik-baiknya bekal kepulangan dan kehidupan kekal nanti ya Allah.
Ya Allah maafkanlah hamba dalam kekurangan hamba dalam merangkai kalimat dalam berdoa, Engkau mengetahui apa yang ada di dalam hati dan diri hamba dan hamba berlindung dari segala pikiran yang tidak diridhoi oleh-Mu, semoga hamba bisa menjadi wanita sholehah yang selalu engkau cintai ya Rabb. Tidak cukup tulisan ini untuk menguraikan doa-doa hamba ya Rabb, teriring selalu harapan hamba yang selalu bergantung pada-Mu ya Rabb. Semoga hamba selalu istiqomah dan bisa lebih baik dan lebih ikhlas lagi beribadah dengan sebaik-baiknya ibadah kepada-Mu ya Rabb. Aamiin. Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala sayyidina Muhammad.
Kota Malang, Ahad, 30 Juli 2023 (22.05)
Ida Mawaddah
No Comment! Be the first one.